Sibolga, SeputarTapanuli.com –  Kasus baru Positif COVID-19 di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), meningkat menjadi tujuh kasus dari tiga kasus sebelumnya. Namun dari empat kasus baru itu, tiga diantaranya merupakan warga asli Kota Sibolga dan satu lainnya merupakan warga asal luar daerah yang disebut-sebut warga kepulauan Nias dari Medan.

Tiga warga Sibolga itu, atas nama inisial HT, 28, perempuan, laki-laki, SDHS, 70, laki-laki dan SNS, 42, perempuan. Sementara satu warga lainnya asal luar daerah itu atas nama IH, 28, laki-laki.

Keempatnya dinyatakan Positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan RT-PCR RS USU yang dikirimkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) ke Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Sibolga, Kamis 9 Juli 2020. Tiga orang kecuali HT selama ini menjalani isolasi di Wisma Atlet Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga.

Juru Bicara (Jubir) Penanganan COVID-19 Sibolga, Binner Lumban Gaol, yang juga Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sibolga, membenarkan adanya pertambahan empat kasus baru Positif COVID-19 di Kota Sibolga itu.

“Iya benar,” kata Binner, Kamis (9/7).

Namun Binner enggan mengungkapkan berapa jumlah keseluruhan data kasus Positif COVID-19 di Kota Sibolga dengan bertambahnya empat kasus baru tersebut. Begitu juga dia enggan mengungkapkan status Sibolga dengan bertambanya empat kasus baru itu. Apakah Sibolga sudah berstatus (Zona) merah atau kuning.

“Itu (Berapa jumlah pasti kasus positif dan status Sibolga) tunggu dirapatkan dulu,” ucapnya.

Koordinator Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sibolga, yang juga Kadiskes Sibolga, Firmansyah Hulu, kepada wartawan menerangkan dari tiga orang warga Sibolga yang dinyatakan Positif COVID-29 tersebut, dua orang diantaranya merupakan ayah dan anak, yakni SDHS, 70, dan SNS, 41, warga Kelurahan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara.

Keduanya merupakan keluarga dari pasien positif pertama, NS, 67, yang sedang dirawat di RSU Tarutung. Sedangkan HT, 28, merupakan warga Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota.

“SDHS dan SNS dalam kondisi sehat dan masih menjalani isolasi di tempat karantina Mess Atlit di Parombunan. Keduanya berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Sedangkan HT warga Pasar Belakang dan kondisinya sedang sakit dirumahnya dan kita tengah berupaya membujuk agar pasien itu mau dirawat di rumah sakit,” pungkas Firman.

Dengan bertambahnya kasus baru Positif COVID-19 di Kota Sibolga itu, jumlah warga Sibolga Positif COVID-19 tercatat menjadi enam orang. Tiga warga sebelumnya atas nama inisial NS,67, warga Kelurahan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, UE,30 an, warga Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota dan AG,69, warga Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *