Kasdam I/BB, Brigjend TNI didied Pramudito, saat memeriksa kesiapan personil, material, dan logistik Satgas Yonif 123/RW yang akan melaksanakan tugas operasi Pamtas RI-PNG, Rabu (15/9). (seputartapanuli/dok penrem 023/ks)

Padang Sidimpuan, seputartapanuli.com – Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) I/Bukit Barisan (BB), Brigjen TNI Didied Pramudito, mendatangi Markas Komando (Mako) Bataliyon Infanteri (Yonif) 123/Rajawali (RW) di Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (15/9).

Kedatangan orang kedua Kodam I/BB ke Mako Yonif itu guna mencek dan memastikan kesiapan personil, material, dan logistik pasukan, dalam melaksanakan tugas operasi sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia (RI)-Papua New Guinea (PNG).

Pada kesempatan itu, Didied meminta kepada satuan tugas (Satgas) Yonif 123/RW yang tergabung dalam Operasi Pamtas RI-PNG agar mampu mengaplikasikan latihan pratugas yang telah diberikan, baik taktik dan teknik bertempur, serta kemampuan pembinaan teritorial (Binter), Intelijen, dan prosedur hukum, dalam setiap kegiatan operasi

“Selain itu juga, saya meminta kepada seluruh prajurit yang berada di daerah tugas agar menjaga nama baik keluarga dan satuan, termasuk mengharumkan nama Kodam I/BB. Pegang teguh kehormatan adalah di atas segalanya,” tegas Didied.

Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang, yang mendampingi Kasdam I/BB dalam peninjauan itu sebelumnya menyebutkan, bahwa dalam melaksanakan tugas Pamtas, setiap prajurit harus mendedikasikan diri dengan sebaik-baiknya dan profesional.

“Selain itu, memahami tugas pokok dengan berpedoman kepada petunjuk maupun protap yang berlaku,” tukasnya. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *