Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), ikut berkurban di Hari Raya Idul Adha 1441H, Jumat (31/7). Mereka membawa semangat gotong royong dan toleransi serta saling hormat menghormati antar umat beragama dalam perayaan itu.

Puluhan anggota masyarakat diundang datang ke kantor Sekretariat partai itu di Jalan Padangsidimpuan, Lingkungan III, Kecamatan Sarudik, untuk ikut memperingati peristiwa besar ketika Nabi Ibrahim AS mengorbankan putranya Ismail AS kepada Allah SWT tersebut melalui pembagian daging kurban. Pada perayaan dan peringatan Idul Adha 1441H itu, DPC PDIP Tapteng, menyembelih/memotong satu ekor hewan kurban (Lembu dewasa) guna dibagikan kepada masyarakat.

Ketua DPC PDIP Tapteng, Horas Sampe Tua Hutagalung, mengatakan pemotongan dan pembagian hewan kurban di Hari Raya Idul Adha 1441H oleh PDI Perjuangan Tapteng, sebagai bentuk pengajaran kepada kader PDIP Tapteng untuk senantiasa membawa semangat toleransi dan saling hormat menghormati antar umat beragama.

Sekaligus juga untuk menjaga dan merawat semangat itu sebagai bentuk dari penerapan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang selalu digaungkan oleh PDIP ke tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara bagi rakyat Indonesia.

“Maka itu pula, disuasana Idul Adha 1441H ini, PDIP Tapteng datang membagikan semangat toleransi dan saling hormat menghormati antar umat beragama itu dan juga semangat gotong royong di tengah Pandemi Covid-19, melalui pemotongan dan pembagian hewan kurban. Kita mohon doa kepada masyarakat, agar kita dapat melaksanakannya setiap tahun,” ungkap Horas disela pemotongan dan pembagian hewan kurban PDIP Tapteng kepada masyarakat.

Pemotongan hewan kurban milik DPC PDIP Tapteng itu dilakukan oleh Al Ustadz Amir Siregar selaku bilah/pemotong hewan kurban dan disaksikan langsung oleh Horas selaku Ketua DPC partai itu serta seluruh fungsionaris partai itu, seperti Sekretaris Willy Syahputra Silitonga, Wakil Sekretaris Internal yang juga Ketua Panitia Kurban, Ahmad Malik Aritonang, Wasek Eksternal, Siti Chairani Hutabarat, Wakil Ketua Bidang Buruh, Nelayan dan Petani, Lisbeth Manik, Wakil Ketua Bidang Maritim, Ronald Pakpahan, Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olah Raga, Agus Hutagalung, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi, Merry Tampubolon, Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak, Weski Omega Simanungkalit, dan Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik, Simron Habeahan.

Ketua Panitia Kurban DPC PDI Perjuangan Tapteng, Ahmad Malik Aritonang ketika mendatangi rumah membagikan daging kurban kepada seorang warga, Jumat (31/7). (Jhonny Simatupang)

Menurut Ketua Panitia Kurban yang juga Wakil Sekretaris Internal di DPC PDIP Tapteng, Ahmad Malik Aritonang, pemotongan dan pembagian hewan kurban oleh PDIP Tapteng juga sebagai bentuk pelaksanaan perintah Allah SWT dan sebagai wujud syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada umatnya, khususnya kepada kader-kader PDIP mulai dari tingkat atas (DPP dan DPD) hingga tingkat bawah (DPC- Anak Ranting). Baik beragama Islam, Kristen, Budha, Hindu, Konghucu dan lainnya seperti aliran kepercayaan.

“Ini membuktikan bahwa kader-kader PDIP memiliki agama dan toleransi yang kuat dalam keagamaan. Kader-kader PDIP tidak pernah memandang perbedaan agama di setiap kegiatan keagamaan tapi tetap merasa satu dan selalu bergotong royong dalam memberhasilkannya. Sebagaimana pada perayaan Idul Adha 1441H dan penyediaan hewan kurban ini, seluruh kader PDIP mulai dari tingkat pusat hingga daerah bergotong royong dalam penyediaannya,” ungkap Ahmad.

Ahmad pun berharap kepada masyarakat jangan memandang PDIP sebagai partai yang tidak beragama atau menyamakan PDIP dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). PDIP adalah partai yang sangat menjunjung tinggi agama dan nilai-nilai keagamaan serta keberagaman.

“Sebagaimana hari ini, di Hari Raya Idul Adha 1441H ini, PDIP secara serentak di Indonesia menjalankan peristiwa besar yang diilhami dari sebuah ketakwaan Nabi Ibrahim AS yang sangat luar biasa dalam melaksanakan perintah Allah SWT dengan mengorbankan anaknya Nabi Ismail AS melalui pemotongan dan pembagian daging kurban,” pungkas Ahmad. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *