Para Pemerhati Pemuda Kristen Sumut ketika berkumpul dan memberikan keterangan pers, Sabtu (3/4/). (seputartapanuli/ist)

Medan, seputartapanuli.com – Sejumlah Pemerhati Pemuda Kristen Sumatera Utara (Sumut) di Kota Medan meminta kepada Bupati Tapanuli Utara (Taput), Nikson Nababan, untuk mengkaji ulang rencana transformasi Institut Agama Kristen Indonesia (IAKN) menjadi Universitas Negeri Tapanuli Raya (UNTARA).

Permintaan itu disampaikan sekaitan dengan kabar berita yang didengar oleh para Pemerhati Pemuda Kristen ini bahwa rencana transformasi IAKN menjadi UNTARA sudah dalam tahap finalisasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Para Pemerhati Pemuda Kristen ini diantaranya Gabarel Sinaga, T Revandes Togatorop, Deden Raldos Simatupang, dan lainnya. Seluruhnya merupakan mantan pengurus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Sumut dan Pusat.

Menurut Gabarel Sinaga, transformasi IAKN menjadi UNTARA sesuatu hal yang tidak patut untuk dilanjutkan. Bupati Taput sebaiknya meninjau ulang dan memikirkan kembali dampak yang ditimbulkan melalui analisa SWOT, tanpa menghilangkan nilai kekristenan di Taput.

“Bila perlu duduk bersama dulu dengan akademisi, praktisi, serta tokoh kristen,” kata Gabarel dalam keterangan persnya usai bincang-bincang dengan para rekannya membahas masalah transformasi IAKN Tarutung menjadi UNTARA di Medan, Sabtu (3/4).

Mantan pengurus GMKI Pusat ini sangat mengapresiasi upaya Bupati Nikson dalam memikirkan kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) di tanah Tapanuli melalui pendidikan. Namun hal ini didampaikan Gabarel demi generasi berikutnya atau jangka panjang bilamana IAKN bertransformasi menjadi UNTARA.

“Bayangkan saja, IAKN yang berada di bawah Kemenag akan bertransformasi menjadi UNTARA di bawah naungan Kemendikbud. Jika memikirkan untuk memajukannya, IAKN kan bisa menjadi UKN,” tukas Gabarel.

Hal yang sama disampaikan pemerhati Pemuda Kristen Sumut lainnya, Revandes Togatorop. Revandes juga sependapat dengan Gabarel. Menurutnya, jika Bupati Nikson ingin membuka fakultas umum selain Teologi, UKN juga bisa melakukannya, seperti Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAINSU) yang telah bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

“Jadi, UKN juga bisa membuka fakultas umum selain Teologi, seperti fakultas kedokteran, pertanian, teknik, hukum, dan lain-lain,” ujar Revandes.

Begitu juga disampaikan Pemerhati Pemuda Kristen Sumut lainnya, Deden R Simatupang. Deden mengatakan, kalaupun Bupati Nikson ingin mendirikan UNTARA, hendaknya jangan mengganggu IAKN.

“UNTARA ya UNTARA, IAKN ya IAKN,” kata Deden.

Menurut alumni Peternakan USU ini, jika masalah infrastruktur kampus yang menjadi kendala, universitas swasta yang ada di Tapanuli bisa saja dinegerikan, semisal Unita.

“Hal ini merupakan sesuatu yang biasa terjadi di beberapa daerah, dimana universitas swasta dinegerikan. Intinya, saya harap Bupati Taput meninjau ulang transformasi IAKN menjadi UNTARA,” tutup Deden. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *