Tim gabungan saat merazia salah satu tempat makanan dan minuman di Kota Sibolga, Sumut, Rabu (15/9) malam. (seputartapanuli/dok humas polres sibolga)

Sibolga, seputartapanuli.com – Lima pelaku usaha dan 50 warga ditindak tim gabungan penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), saat menggelar operasi yustisi, Rabu (15/9) malam.

Operasi itu dilaksanakan dengan terlebih dahulu menggelar apel gabungan (TNI, Polri, Satpol PP, dan BPBD) dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal), Iptu R Sormin, dengan jumlah kekuatan 32 personil.

Menurut Sormin, operasi yustisi ini sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 40 tahun 2021 dan instruksi Wali Kota Sibolga nomor 360/51/2021. Dilaksanakan dengan cara memberikan edukasi, sosialisasi, imbauan, pembubaran kerumunan masyarakat untuk tetap mematuhi prokes dalam menjalankan segala aktivitas serta memberikan hukuman/tindakan terhadap masyarakat yang tidak mematuhi prokes.

“Hasil operasi ditemukan pelanggar perorangan sebanyak 50 orang dan pelaku usaha lima orang dengan jumlah keseluruhannya 55 orang,” kata Sormin, yang juga menjabat sebagai Kasubbag Humas Polres Sibolga ini.

Ke 55 pelanggar ini berasal dari empat lokasi operasi, yakni Warnet Super Ku di Jalan Mawar, Genk Kopi di Perempatan Jalan MT Haryono, Rumah Uci di Jalan Siswomiharjo Tangga 100 dan Cafe Depan Teras di Jalan Mesjid.

“Hukuman yang diberikan berupa teguran lisan kepada lima orang dan seluruh rangkaian kegiatan operasi berjalan aman, lancar dan terkendali,” pungkas Sormin. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *