Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Tim Begu Gajang Pemburu COVID-19 Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), terus memburu anggota masyarakat yang tidak memakai masker sejak dilepas oleh Kapolres Tapteng, Nicolas Dedy Arifianto pada Jumat 29 September 2020 lalu.

Tim Begu Gajang Pemburu COVID-19 Polres Tapteng itu dibentuk untuk melaksanakan tugas kemanusian guna mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah Tapteng khususnya dan Indonesia umumnya.

Sebagaimana pada kegiatan Kamis (1/10), Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 Polres Tapteng bersama jajarannya di tingkat Polsek bersama-sama Personil TNI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng), mengepung sejumlah tempat di kabupaten itu untuk menindak dan mendisiplinkan masyarakat yang tidak memakai masker guna mencegah penularan dan penyebaran virus mematikan itu.

Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 Polres Tapteng ketika menindak anggota masyarakat yang tidak memakai masker, Kamis (1/10). (SeputarTapanuli/Dok Humas Polres Tapteng)

Tempat-tempat yang dijadikan titik pengepungan itu, seperti di Pasar Tradisional Pandan di Jalan Padangsidempuan Km 10 Pandan, Kecamatan Pandan, di Jalan Lintas Kelurahan Parluasan dan di Jalan Lintas Desa Tumba Nauli, serta di Jalan lintas Desa Tumba, Kecamatan Manduamas.

Kemudian di depan Polsek Pinangsori, di Jalan Lintas  Tapanuli depan kantor Lurah Kelurahan Pinangbaru, dan simpang Pagar Batu, Kelurahan Pinangbaru, Kecamatan Pinangsori.

Selanjutnya di Jalan Sisiangamangaraja Kecamatan Barus, di warung D Simatupang dan di warung Ubah Nainggolan di Lingkungan I, serta di warung Udin Sipahutar di Lingkungan II, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun.

Serta di Jalan Sibolga-Barus di depan Markas Komando (Mako) Polsek Kolang di Kelurahan Kolang Nauli, Kecamatan Kolang dan di Jalan Lintas Aceh-Manduamas di depan Polsek Sorkam, Kecamatan Sorkam.

Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 Polres Tapteng ketika melakukan razia anggota masyarakat yang tidak memakai masker, Kamis (1/10). (SeputarTapanuli/Dok Humas Polres Tapteng)

“Jumlah Personil Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 dalam kegiatan itu sebanyak 100 orang, terdiri dari TNI sebanyak 15 orang, Polri 75 orang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng 10 orang,” kata Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, dalam keterangannya didampingi Paur Humas Ipda JS Sinurat, Jumat (2/10).

Nicolas membenarkan, kegiatan itu dilakukan guna mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah hukum (Wilkum) Polres Tapteng serta untuk merubah kebiasaan pola hidup lama masyarakat menjadi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah Pandemi COVID-19.

“Sehingga kesehatan masyarakat Tapteng dapat terjamin dengan tetap mengikuti Protokoler Kesehatan (Prokes) Pemerintah dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak (Physical Distancing),” ujarnya.

Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 Polres Tapteng ketika menindak anggota masyarakat yang tidak memakai masker di warung, Kamis (1/10). (SeputarTapanuli/Dok Humas Polres Tapteng)

Nicolas juga tidak memungkiri, dari kegiatan itu, Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 masih menemukan banyak dari anggota masyarakat yang tidak menggunakan masker pada saat berada di luar rumah. Sehingga Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 memberikan tindakan berupa peringatan tertulis dan mengalungkan kertas bertuliskan “Jangan Tiru Saya Tidak Pakai Masker” kepada para pelanggar.

“Kita berharap semua masyarakat kiranya dapat melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) ini dengan kesadaran bersama dalam mewujudkan kesehatan dan bukan sebagai paksaan,” pungkasnya. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *