Sibolga, SeputarTapanuli.com – Tim gabungan dari TNI/Polri bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), mulai bertindak tegas dam genjar menindak warga yang tidak memakai masker. Jika ada yang kedapatan tidak memakai masker di luar rumah akan diberikan sanksi fisik, mulai dari Pushup, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mengucapkan Pancasila.

Sebagaimana dari Operasi Yustisi yang digelar tim gabungan TNI/Polri bersama Pemkot Sibolga pada Kamis (1/10). Dari 50 warga yang ditindak karena tidak memakai masker, 30 orang diantaranya diberikan sanksi fisik berupa Pushup, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mengucapkan Pancasila.

“20 orang lainnya diberikan teguran secara humanis berupa teguran lisan supaya tetap memakai masker,” kata Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, yang disampaikan Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, yang bertindak sebagai Padal pada Operasi Yustisi itu.

Operasi Yustisi yang digelar ketiga Matra itu sudah berlangsung sejak beberapa minggu lalu dengan lokasi berpindah-pindah, mulai dari pasar, terminal, cafe, jalan,  objek wisata dan lainnya. Tujuannya, untuk mencegah penularan/penyebaran COVID-19 di Kota Sibolga, sekaligus dalam rangka Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sesuai Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pendisiplinan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Tempat yang menjadi sasaran Operasi Yustisi kali ini, yakni Jalan Suprapto sekitaran Pos Polisi Simpang Lima,” tutur Sormin.

Sormin mengungkapkan, selain memberikan tindakan fisik, tim gabungan juga senantiasa mengimbau masyarakat agar tetap menggunakan masker supaya terhindari dari COVID-19. Sekaligus juga untuk menjaga agar kelangsungan klaster COVID-19 tidak menyebar luas di wilayah Kota Sibolga.

“Selain itu, tim gabungan juga tetap melakukan persuasif dan edukatif kepada masyarakat Sibolga,” pungkas Sormin. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *